Whatsapp

Metode Uji Slump Beton

Metode Uji Slump Beton

Dalam ilmu teknik sipil, uji slump beton adalah metode yang sangat penting dalam proses pembangunan gedung. Uji slump adalah suatu uji empiris yang digunakan untuk menentukan tingkat kekerasan/kekentalan dari campuran beton segar. Metode uji slump beton ini dilakukan sebelum proses pengecoran bangunan. Hasil slump test beton akan menentukan campuran beton dapat digunakan untuk pengecoran atau tidak.

Uji slump beton ini juga akan menentukan perbandingan komposisi campuran beton. Sehingga, kita akan mengetahui berapa banyak semen, pasir, batu split, dan air yang dibutuhkan. Slump test beton bisa dilakukan jauh-jauh hari di laboratorium atau langsung di lapangan. Namun biasanya dilakukan langsung di lapangan sebelum pengecoran bangunan dilaksanakan.

Cara-cara melakukan uji slump beton bisa dibilang cukup mudah. Ada beberapa bahan dan peralatan yang harus disiapkan terlebih dahulu. Bahan dan peralatan uji slump beton antara lain:

Bahan:

  1. Campuran beton segar

Peralatan:

  1. Cetakan slump (cetakan uji beton kerucut)
  2. Gerobak pasir sorong atau wadah campuran beton lainnya
  3. Tongkat pemadat dari besi
  4. Alas dari plat logam/besi rata
  5. Sendok semen
  6. Alat pengukur (meteran)

Itulah beberapa peralatan uji slump beton yang harus disiapkan. Pada tahap pengujian slump beton, isi cetakan slump dengan campuran beton secara bertahap yang diiringi dengan pemadatan menggunaan tongkat pemadat dari besi. Setelah cetakan terisi penuh, ratakan bagian atas dan cabut/tarik cetakan clump dengan pelan.

Itulah metode uji slump beton. Peralatan cetakan slump kerucut bisa anda dapatkan di Kembar Teknika. Untuk informasi selengkapnya mengenai cetakan slump beton silahkan hubungi kami di 082227867333.


0 Komentar

Berikan komentar anda